JENIS-JENIS MATRIKS KHUSUS

JENIS-JENIS MATRIKS KHUSUS

Berikut ini diberikan beberapa jenis matriks selain matriks kolom dan matriks baris

(i) MATRIKS NOL, adalah matriks yang semua elemennya nol
Sifat-sifat :
1. A+0=A, jika ukuran matriks A = ukuran matriks 0
2. A*0=0, begitu juga 0*A=0.

(ii) MATRIKS BUJURSANGKAR, adalah matriks yang jumlah baris dan jumlah kolomnya sama. Barisan elemen a11, a22, a33, ….ann disebut diagonal utama dari matriks bujursangkar A tersebut.
Contoh : Matriks berukuran 2x2
1 0
2 3


(iii) MATRIKS BUJURSANGKAR ISTIMEWA
a. Bila A dan B merupakan matriks-matriks bujursangkar sedemikian sehingga AB=BA maka A dan B disebut COMMUTE (saing).
b. Bila A dan B sedemikian sehingga AB=-BA maka A dan B disebut ANTI COMMUTE.
c. Mtriks M dimana Mk+1=M untuk k bilangan bulat positif disebut matriks PERIODIK.
d. Jika k bilangan bulat positif terkecil sedemikian sehingga Mk+1=M maka M disebut PERIODIK dengan PERIODE k.
e. Jika k=1 sehingga M2=M maka M disebut IDEMPOTEN.
f. Matriks A dimana Ap=0 untuk p bilangan bulat positif disebut dengan matriks NILPOTEN.
g. Jika p bilangan positif bulat terkecil sedemikian hingga Ap=0 maka A disebut NILPOTEN dari indeks p.

(iv) MATRIKS DIAGONAL, adalah matriks bujursangkar yang semua elemen diluar diagonal utamanya nol.
1 0 0
0 2 0
0 0 3

(v) MATRIKS SATUAN/IDENTITY, adalah matriks diagonal yang semua elemen diagonalnya adalah 1.
Contoh :
1 0 0
0 1 0
0 0 1

Sifat-sifat matriks identitas :
1. A*I=A
2. I*A=A

(vi) MATRIKS SKALAR, adalah matriks diagonal yang semua elemennya sama tetapi bukan nol atau satu.
4 0 0
0 4 0
0 0 4

(vii) MATRIKS SEGITIGA ATAS (UPPER TRIANGULAR), adalah matriks bujursangkar yang semua elemen dibawah diagonal elemennya = 0.
1 3 2 1
0 1 2 3
0 0 4 0
0 0 0 1

(viii) MATRIKS SEGITIGA BAWAH (LOWER TRIANGULAR), adalah matriks bujursangkar yang semua elemen diatas diagonal elemennya = 0.
1 0 0 0
4 2 0 0
1 2 3 0
1 3 2 1


1 2 0
2 3 1
0 1 1
1 2 0
2 3 1
0 1 1
(ix) MATRIKS SIMETRIS, adalah matriks bujursangkar yang elemennya simetris secara diagonal. Dapat juga dikatakan bahwa matriks simetris adalah matriks yang transposenya sama dengan dirinya sendiri.



(x) MATRIKS ANTISIMETRIS, adalah matriks yang trnsposenya adalah negatif dari matriks tersebut. Maka AT=-A dan aij=-aij, elemen diagonal utamanya = 0
Contoh :
0 1 -3 0
-1 0 4 2
3 -4 0 -1
0 2 1 0
0 -1 3 0
1 0 -4 -2
-3 4 0 1
0 -2 -1 0 1


(xi) MATRIKS TRIDIAGONAL, adalah matriks bujursangkar yang semua elemen-elemennya = 0 kecuali elemen-elemen pada diagonal utama serta samping kanan dan kirinya.
1 2 0 0
1 2 3 0
0 2 3 4
0 0 4 5


(xii) MATRIKS JODOH Ā, adalah jika A matriks dengan elemen-elemen bilangan kompleks maka matriks jodoh Ā dari A didapat dengan mengambil kompleks jodoh (CONJUGATE) dari semua elemen-elemnya.
2-3i -2i
5 3+i

2+3i 2i
5 3-

(xiii) MATRIKS HERMITIAN. Matriks bujursangkar A=(aij) dengan elemen-elemen bilangan kompleks dinamakan MATRIKS HERMITIAN jika (Ā)'=A atau matriks bujursangkar A disebut hermitian jika aij = āij . dengan demikian jelas bahwa elemen-elemen diagonal dari matriks hermitian adalah bilangan-bilangan riil.
Contoh :
2 5+i
5-i 3
2 5+i

5-i 3
2 5-i
5+i 3
Read More...

Sejarah Regresi

ANALISIS REGRESI


SEJARAH REGRESI
diperoleh dari berbagai sumber


Istilah regresi dikemukakan untuk pertama kali oleh seorang antropolog dan ahli meteorology Francis Galton dalam artikelnya “Family Likeness in Stature” pada tahun 1886. Ada juga sumber lain yang menyatakan istilah regresi pertama kali mucul dalam pidato Francis Galton didepan Section H of The British Association di Aberdeen, 1855, yang dimuat di majalah Nature September 1855 dan dalam sebuah makalah “Regression towards mediocrity in hereditary stature”, yang dimuat dalam Journal of The Antrhopological Institute (Draper and Smith, 1992).
Studinya ini menghasilkan apa yang dikenal dengan hukum regresi universal tentang tingginya anggota suatu masyarakat. Hukum tersebut menyatakan bahwa distribusi tinggi suatu masyarakat tidak mengalami perubahan yang besar sekali antar generasi. Hal ini dijelaskan Galton berdasarkan fakta yang memperlihatkan adanya kecenderungan mundurnya (regress) tinggi rata-rata anak dari orang tua dengan tinggi tertentu menuju tinggi rata-rata seluruh anggota masyarakat. Ini berarti terjadi penyusutan ke arah keadaan sekarang. Tetapi sekarang istilah regresi telah diberikan makna yang jauh berbeda dari yang dimaksudkan oleh Galton. Secara luas analisis regresi diartikan sebagai suatu analisis tentang ketergantungan suatu variabel kepada variabel lain yaitu variabel bebas dalam rangka membuat estimasi atau prediksi dari nilai rata-rata variabel tergantung dengan diketahuinya nilai variabel bebas.
Selanjutnya Karl Pearson, membuat sebuah jurnal Biometrika yang berisi hasil kajian penelitian statistika dari peneliti ASIA (menurutnya Asia lebih baik dalam perkembangan aritmatika dibandingkan dengan Eropa). Selanjutnya ditemukan teori kai kuadrat (chi square) X2 di tahun 1900, yaitu apabila datanya berkelompok (berbentuk kategorik). Mis : Kelompok perokok à berat, sedang, tdk merokok, kemudian Ca Paru à C1, C2 dan C3. Apakah ada hubungan antara kelompok perokok dengan status Ca Paru ?
Selanjutnya di abad ke 20, William S Gosset menemukan ‘distribusi t’ , menurutnya apabila n sampel semakin besar maka kurvanya semakin mencapai distribusi normal. Sampai n = 30 à normal.
Mengenai penamaan ‘t’ adalah singkatan dari student, diceritakan bahwa Gosset adalah seorang ahli kimia yang bekerja di pabrik Guinness beer, ketika ia menemukan teori tersebut dan akan dipublikasikan ke jurnal biometrika, maka pihak pabrik meminta diberikan nama teori sesuai dengan nama pabrik “Guinness”. Untuk menyamarkan penamaannya, maka ia menggunakan kata ‘student’ disebabkan ia adalah student dari Gauss.
Dalam perjalanan waktu ternyata distribusi t lebih popular dibandingkan dengan distribusi Z menunjukkan seringkali murid jauh lebih pintar dibandingkan dengan gurunya.
Selanjutnya distribusi F ditemukan oleh Fisher, merupakan pengembangan dari uji t dimana kombinasinya lebih banyak. Uji F, nantinya berkembang menjadi uji ANOVA (analysis of variance). Selanjunya seiring dengan pesatnya teknologi computer, maka perkembangan statistik melompat jauh ke depan.
Nachrowi dan Usman (2006) menjelaskan bahwa Gauss Markov telah membuktikan bahwa penduga dalam regresi mempunyai sifat BLUE (best linier unbiased estimate), atau mempunyai sifat yang linier, tidak bias, dan varians minimum, bila beberapa persyaratan terpenuhi. Manurung et al. (2005) mengatakan bahwa The Gaussian atau Classical Linear Regression Model (CLRM) membuat 10 asumsi. Asumsi tersebut adalah: (1) model regresi linier, (2) nilai variabel eksplanatoris tetap pada sampel berulang. Secara teknis variabel bebas diasumsikan nonstochastic, artinya analisis regresi adalah analisis regresi bersyarat pada nilai regressor tertentu, (3) nilai rata-rata dari disturbance term error ε adalah nol, (4) homoskedastisitas atau varians εi sama untuk seluruh observasi, (5) tidak ada otokorelasi antara disturbance term, (6) kovarians antara disturbance term regressor adalah nol, dengan kata lain disturbance term error dan regressor tidak berkorelasi, (7) jumlah observasi harus lebih besar dari jumlah parameter yang ditaksir atau jumlah observasi harus lebih besar dari jumlah variabel eksplanatoris, (8) variabilitas dalam variabel eksplanatoris, artinya nilai variabel bebas harus bervariasi, (9) model regresi dispesifikasi dengan benar, (10) tidak terdapat multikolinier sempurna.
Read More...

Uji 2 variansi

UJI HIPOTESIS STATISTIKA PADA UJUNG BAWAH DISTRIBUSI PROBABILITAS F FISHER-SNEDECOR

Dali S. Naga

Abstract. Some educationists doubt that a statistical test on the lower tail of F distribution is invalid because many statistics literatures using only upper tail test. Since F distribution function needs three parameters, i.e. a pair of degrees of freedoms and a level of significance, a complete table for all the parameters is very bulky. Hence, appendices in many books of statistics usually limit the table to only a pair of levels of significance, 0.05 and 0.01, for the upper tail and avoid the direct use of lower tails. Despite this limitation, equipped with a table containing both upper and lower tails, direct statistical test on the lower tail of F distribution is, however, equally valid.


Pendahuluan

Di dalam banyak buku statistika terapan, pada umumnya, uji hipotesis melalui distribusi probabilitas F Fisher-Snedecor dilakukan pada ujung atas. Karena itu, timbul keraguan pada sejumlah pemakai statistika terapan tentang apakah uji hipotesis demikian boleh dilakukan juga pada ujung bawah. Hal ini layak kita simak dan mereka berkenaan dengan dua pertanyaan utama.

Dapatkah uji hipotesis statistika melalui distribusi probabilitas F Fisher-Snedecor dilakukan pada ujung bawah?
Mengapa banyak buku statistika terapan melakukannya pada ujung atas?

Pembahasan mengenai kedua pertanyaan ini bermanfaat bagi kita, setidak-tidaknya, bagi mereka yang memiliki keraguan itu.


Ujung Bawah dan Ujung Atas

Sebagai gambaran tentang uji hipotesis statistika ujung bawah dan ujung atas pada distribusi probabilitas F Fisher-Snedecor, di sini, ditampilkan dua contoh yakni contoh 1 dan contoh 2. Mereka bersama-sama menguji hal yang sama, kecuali contoh 1 mengujinya melalui ujung atas sedangkan contoh 2 mengujinya melalui ujung bawah.

Contoh 1. Kita ingin menguji hipotesis tentang apakah variansi populasi X lebih besar dari variansi populasi Y. Misalkan pengujian ini menggunakan sampel acak dengan ukuran sampel nX = 31 dan nY = 41 yang menghasilkan variansi sampel s2X = 5 dan s2Y = 2. Uji hipotesis ini dilakukan pada taraf signifikansi α = 0,05. Dalam hal ini, hipotesis statistika adalah


Dari variansi sampel diperoleh



Selanjutnya dari tabel fungsi ditribusi pada distribusi probabilitas F Fisher-Snedecor untuk nX = nX – 1 = 30, nY = nY – 1 = 40, dan α = 0,05 kita temukan F(0,95)(30)(40) = 1,74 sehingga kriteria pengujian menjadi

Tolak H0 jika F > 1,740
Terima H0 jika F£ 1,740

Dan dalam hal ini, kita menolak H0.

Contoh 2. Kasus pada contoh 1 ingin kita uji melalui hipotesis statistika



Dari variansi sampel diperoleh



Selanjutnya dari tabel fungsi distribusi pada distribusi probabilitas F Fisher-Snedecor kita temukan F(0,05)(40)(30) = 0,537 sehingga kriteria pengujian menjadi

Tolak H0 jika F < 0,537
Terima H0 jika F ≥ 0,537

Dalam hal ini, kita menolak H0.

Read More...

Omong-omong dikit tentang INDIE

Omong-omong dikit tentang INDIE :

Oleh : Abbot – Air Hostess for Vacation

Apa itu Indie ? sebuah pertanyaan yang sangat sederhana tetapi punya penjabaran yang sangat luas. Awalnya sih bingung juga mengartikan indie itu apa, karena kita selama ini lebih cenderung menganggap kalau bukan mayor label berarti indie label, atau kalau bikin album sendiri terus produksi dan promosi sendiri apa-apanya sendiri atau secara independent,tapi masih dipengaruhi oleh budaya-budaya mainstream, seperti meniru musik bahkan karakterisktik dari band-band yang lagi naik daun pada saat ini yang lebih mengedepankan sisi komersial dari musik itu sendiri,apakah itu indie ? Karena banyak yang ngakunya indie, tapi secara musik dan karakteristik masih dipengaruhi oleh budaya-budaya mainstream. Ok sekarang kita lihat indie kah kamu ?
Musik indie atau musik independent lebih cenderung kepada karakteristik untuk genre musik apapun yang ingin keluar dari komersialisasi musik pop dan budaya mainstream. Jadi ingat indie bukan genre musik, musik atau band serta pergerakan nya tersebut yang menentukan band itu indie atau bukan, dan mereka bukan bagian dari budaya mainstream dan berkarya diluar pengaruh budaya tersebut. Mungkin musik yang dihasilkan akan terlihat agak berbeda dari yang biasa kita dengar atau dengan musik di pasaran yang membanjiri radio-radio dan tempat-tempat penjualan cd bajakan yang sangat menjamur dimana-mana. Namun perlu diketahui semua itu harus dilandasi oleh semangat D I Y( Do It Yourself) dan kemampuan untuk benar-benar berdiri sendiri.
Jadi indie bisa diartikan semangat kebebasan untuk ber-ekspresi dalam bermusik tanpa harus memikirkan selera pasar, dan yang penting bermusik dengan jiwa kita karena “Music for Soul, not for Sale” kalau musik jiwa kamu, akankah kamu mau menjual jiwa kamu?
Kamu harus jadi diri kamu sendiri, dan bangun karakter musik mu sendiri, tunjukkan idealis-mu, jangan mau identitas musik mu di pangkas dan jangan pernah berada dibawah bayang-bayang band-band mainstream yang lagi laris saat ini. Pastikan kamu terlihat berbeda dari yang lainnya. Serta tetap mengutamakan kreativitas dan kualitas band dari pada kepentingan komersial.
Jangan pernah bermimpi band kamu akan menjadi besar tanpa melewati proses panjang yang sangat berat, jadi jangan mengejar kepopuleran personal lewat musik, apalagi nge-band cuma buat dapetin cewek atau ikut-ikutan trend, jangan sok ngartis deh..biasa aja lah..lihat dulu karya mu…band Kamu udah sampai dimana ? atau kamu udah cukup puas sebagai seorang Poser sejati.
Alangkah baik nya kamu bisa dikenal karena karya-karyamu, bayang kan jika lagumu diputar di luar negeri dan band kamu bisa manggung di luar negeri. Keren kan..Buktinya ada beberapa band Indonesia yang sukses menggelar tour konser mereka di daratan Eropa sana, sementara di negeri sendiri mereka kurang begitu dikenal. Aneh sih kedengarannya..tapi itu lah kenyataannya. Dan jangan pernah terjebak dalam sebuah perkumpulan yang justru malah membatasi kebebasan bermusik mu, jangan terbuai oleh iming-iming glamournya dunia keartisan.
Lebih selektif lah memilih festival karena begitu banyaknya festival-festival yang mengatas namakan indie itu sendiri, Karena pernah terdengar festival indie yang hadiah nya para pemenang akan di produseri oleh salah satu mayor label terkemuka. Berarti festival tersebut bukan festival indie. Karena gimana bisa indie label mau menjadi kaki dari mayor label, boong banget.Jangan pernah terkecoh dengan pihak-pihak yang semata-mata mencari keuntungan dari semangat bermusik mu apalagi mengatas namakan Indie itu sendiri.
Ini hanya sebagian kecil dari pengertian indie, dan untuk lebih jelas nya kamu bisa temukan di Internet, kamu bisa tahu semua yang berbau indie seperti musik, film dsb, juga label-label indie yang ada diseluruh dunia, serta sejarah indie itu sendiri. Karena Indie adalah sebuah pergerakan yang tak pernah mati.
Jadi sekarang pilihan ada ditangan kamu, tetap Indie atau Indiiiiiiiia…
Read More...

Investasi Mahasiswa Bank Matematika

Bank Mahasiswa Matematika
Oleh: Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNRI


Tulisan ini tidak memuat unsur politis atau semacamnya, tidak membahas tentang hal-hal terkait badan eksekutif maupun legislatif. Melainkan, goresan ini merupakan kumpulan ide yang terpetik dari pohon-pohon kreatif dari beberapa teman-teman yang saling memberikan kontribusi dalam memberikan penilaian tentang cetusan ini.
Mungkin teman-teman akan sedikit mengerutkan kening ketika melihat judul artikel “Bank Mahasiswa Matematika” ini. Aneh? Tidak juga, tulisan ini memang benar-benar mencerminkan isi judulnya.
Atas dasar unsur sosialis, kebersamaan, dan semangat membangun kreatifitas serta keinginan dalam pengembangan ilmu membuat kami ingin menceritakan sedikit tentang buah pikiran yang menurut kami cukup baik ini.
Kami terpikir untuk membentuk sebuah Bank Mahasiswa yang nantinya bergerak dibawah binaan jurusan ataupun mungkin badan mahasiswa. Bank ini bertujuan untuk mengumpulkan seluruh dana mahasiswa jurusan matematika yang kemudian diolah dan digunakan kembali untuk kepentingan seluruh nasabah (mahasiswa). Atau dengan kata lain, mahasiswa menabung (bukan menyumbang) di Bank Mahasiswa, yang tentunya simpanan ini akan dijamin oleh kami yang akan mendirikan Bank ini nantinya. Dan selayaknya status mahasiswa sebagai nasabah, tetap berhak mengambilnya kembali dalam waktu kapanpun diinginkan.
Lantas, apa untungnya menjadi nasabah? Kami yang akan mendirikan Bank juga bukan seorang dukun atau pesulap uang, dan kami tidak perlu menguraikan janji-janji akan adanya penggandaan uang dalam hal ini. Karena sekalipun kami mengutarakannya, kami yakin kita yang berstatus intelektual muda ini akan geli membacanya. Pemikirannya sederhana, kita yang menjadi nasabah dalam Bank Mahasiswa Matematika ini tidak perlu menabung dalam jumlah yang besar, misalkan sekitar Rp. 10.000 perbulan permahasiswa. Katakan ada 150 mahasiswa yang menjadi nasabah, maka Bank akan mempunyai dana bersama sebesar Rp. 1.500.000 perbulan. Atau sekitar Rp. 18.000.000 pertahun.
Kami rasa dana bersama sejumlah itu cukup besar untuk dimanfaatkan bagi mahasiswa yang ingin melakukan pinjaman bagi keperluan KKN mungkin, atau SKRIPSI, pembayaran SPP, pembelian buku dan sebagainya. Jadi, bagi beberapa teman-teman yang mungkin membutuhkan dana untuk keperluan-keperluan semacam itu, bisa memanfaatkan Bank ini untuk membantu gerakannya dalam konsentrasi perkuliahan.
Dan bagi teman-teman yang selama ini mungkin cukup mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu, sepertinya tidak ada salahnya mengembangkan jiwa sosialis ini dengan terus menabung menjadi nasabah sumber dana bersama di Bank Matematika.
Akan tetapi, kami juga sadar mestinya Bank ini akan cukup bermanfaat bagi teman-teman semua, bukan hanya sekedar menggunungkan pahala demi kepentingan surgawi. Oleh karena itu, Bank ini juga akan menjadi money investasi yang cukup terjamin bagi teman-teman. Setelah 6 bulan berdiri, dana-dana bersama akan diurai menjadi sebagai berikut: 40% saving (simpanan), 30% deposito, dan 30% digunakan di pasar saham. Jadi, akan ada istilah pembagian laba bagi seluruh nasabah dalam hal ini.
Sebenarnya banyak lagi hal-hal yang perlu dibahas mengenai Bank Mahasiswa Matematika ini. Akan tetapi, agaknya lembaran-lembaran ini tidak cukup menampung semuanya. Selain itu, ide ini mungkin hanya akan menjadi angin yang berlalu begitu saja. Dan kalau hal itu terjadi, berarti ide ini tidak cukup menarik di mata teman-teman. Meski kami berharap, cetusan ini akan menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi kita Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNRI yang kemudian menjadi ke-khasan yang akan turus turun ke adik-adik angkatan kita.
Tulisan ini bertujuan untuk mengenal respon, apakah respon positif yang kemudian membuat kami terus bergerak, ataupun respon negatif yang akan mematikan langkah kami, atau mungkin respon netral yang masih membutuhkan tanda tanya sehingga membuat kami makin bersemangat untuk meyakinkan teman-teman bahwa semua ini benar-benar menarik dan bermanfaat.
Kami berencana mengadakan seminar jika kami mendapatkan dukungan yang cukup banyak dalam hal ini. Dan kami berharap, kami akan melakukannya. Dan jika teman-teman penasaran siapa “kami” yang ada dalam tulisan ini, kami adalah Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNRI. Dan jika teman-teman juga Mahasiswa Matematika FMIPA UNRI, berarti teman-teman berkontribusi dalam hal ini. Terima kasih semuanya.
Read More...

PUSTAKA WILAYAH PROVINSI RIAU “SOEMAN HS"

PUSTAKA WILAYAH PROVINSI RIAU “SOEMAN HS”



Kuliah Semester V ini menyenangkan, aku cuma kuliah dari hari senin-kamis, jadi aku punya weekend yang panjang banget tiap minggu, yaitu hari jumat, sabtu dan minggu.
Hari jumat kemaren (20/11), aku manfaatin waktu luang di pagi hari buat ngunjungin Pustaka Wilayah Riau yang terletak di Jl. Cut Nyak Dien Pekanbaru. Penasaran sih gimana kondisi pustaka sekarang. Pustaka ini baru dibuka Hari Senin lalu, 17 November 2008. Dan ini, kali pertama aku kembali ngunjungin pustaka wilayah setelah hampir 1 tahun vakum karena berbagai alasan.
Petama kali nyampai, ya sudah bisa ditebak, pustaka terkesan wah dan mewah. Tapi, sayangnya parkir motornya gak punya roof cover, jadi bakal panas deh tersengat matahari. Dalam perjalanan masuk menuju bagian dalam pustaka, kita bisa melihat ukiran kepahlawanan dan gambaran kebudayaan serta adat Indonesia di dinding-dinding pustaka ini. Ya, bagus juga buat ngisiin kekosongan dinding dari pustaka terbesar di Indonesia ini.
Pustaka ini terdiri dari 3 lantai. Dan jelas banget berbeda dengan kondisi pustaka sebelumnya. Seperti 6 tahun yang lalu, pertama kali aku menjadi anggota pustaka, pustaka wilayah terletak di Jalan Hang Jebat, Gobah, tempatnya kecil banget. Kemudian, pindah ke Jl. Cut Nyak Dien (lokasi yang sekarang), tapi waktu itu masih gak bagus tempatnya, karena tempat ini bekas gedung DPRD Provinsi Riau, dan kurang terawat kondisinya. Setelah itu, pustaka pindah ke Jl. Ahmad Yani dekat samping Bulog, disini kondisinya parah banget, selain tempatnya kecil, ruangannya panas, dan tempat bacanya gak nyaman.
Tapi, sekarang, jelas banyak yang berbeda. Sekarang pustaka ini terdiir dari 3 lantai. Lantai dasar, ada café, taman bacaan untuk anak-anak, ruang informasi, dan tempat administrasi pendaftaran anggota. Kemudian, di lantai 1, terdapat pustaka umum, ya isinya buku-buku yang dah tersusun rapi, dan punya catalog yang dah lumayan baik dari sebelum-sebelumnya. Sebelum melihat-melihat buku, kita mesti nitipin tas sama jaket dulu. Owh ya, satu lagi, disini lingkungannya mesti make sepatu, jadi gak boleh thu pake sandal jepit yang selama ni sering kita pake dirumah.. Hehe..
Pustaka ini memang dah dirancang berbasis kemajuan komunikasi, jadi diruangan ini dah tersedia beberapa computer yang sepertinya bisa dipake buat akses internet secara gratis, tapi sayang waktu aku datang ke pustaka ini, computer ini belum bisa dipake. Tempat bacaannya juga dah cukup nyaman. Dan sepertinya ruangan ini ber-AC, tapi sayang waktu aku datang ke sini AC memang belum bisa nyala. Dan bagi yang dah gak tahan lagi buat turun naik tangga, pustaka ini juga dah punya lift (tapi, belum bisa dioperasikan) waktu aku datang.
Ya, pustaka ini bisa dibilang keren lah, wajar sih banyak hal-hal yang belum sesempurna semestinya, seperti lift, computer, dan hotspot yang belum bisa dioperasikan. Awalnya sih rencanya pengen bawa laptop kesini buat ngenet. Tapi, aku yakin karena pustaka ini baru dibuka kurang dari seminggu, pasti hotspotnya belum bisa dipake.
Jadi, kemaren aku cuma lihat beberapa buku, dan sepertinya belum banyak buku-buku baru yang dientrikan ke rak-rak pustaka ini. Jadi, masih banyak yang kosong raknya. Buat yang aktif di bidang psikologi atau filsafat dan bidang kedokteran serta agama, bisa cari referensi yang cukup banyak di pustaka ini, karena koleksi buku-bukunya bisa dikatakan lengkap lha. Sementara aku, yang tadinya pengen liat koleksi buku-buku matematika, ternyata gak menemukan banyak buku yang menarik, koleksi buku matematikanya cuma buku-buku statistika aja.
Banyak juga sih yang kemaren datang ke pustaka, apa lagi mahasiswa. Tapi, abis melihat-melihat buku, aku mutusin buat langsung cek out, dan sebelum pulang, aku perpanjang kartu pustaka dulu di lantai dasar. Biaya buat perpanjangan Rp.3000, kalo buat baru, Rp.8000, dan kalau untuk umum (bukan pelajar atau mahasiswa) harus meninggalkan uang jaminan Rp.50.000. Persyaratan lainnya, harus bawa foto ukuran 2x3 4 lembar dan mengisi formulir pendaftaran.
Sekian deh pengalaman pertama aku ke pustaka wilayah Riau. Mudah-mudahan pustaka ini berhasil mencapai citanya untuk menambah minat masyarakat khususnya anak muda dan pelajar buat membaca buku. Apalagi nih, selain pustaka yang lengkap akan fasilitas dan kenyamanan, kapan lagi kita bisa menikmatinya. Ayo, buruan..
Orang yang punya banyak wawasan adalah orang yang rajin membaca.
Read More...

Beasiswa Tanoto 2009/2010

Deadline : 31 Desember 2008

BEASISWA TANOTO FOUNDATION PROGRAM S1 & S2TAHUN AKADEMIK 2009 / 2010

Tanoto Foundation, yayasan yang memiliki kepedulian pada pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui bidang pendidikan, mengundang Mahasiswa S1 dan S2 yang berprestasi untuk bergabung dalam program beasiswa S1 dan S2. Program beasiswa diselenggarakan berlandaskan prinsip – prinsip kecakapan masing – masing pelamar tanpa memandang suku, agama, ras, gender serta menjunjung tinggi kebijakan non-diskriminatif.

Saat ini Tanoto Foundation menyediakan beasiswa kepada 300 mahasiswa S1 dan 50 mahasiswa S2, dari berbagai disiplin ilmu yang berasal dari enam Perguruan Tinggi mitra Tanoto Foundation yaitu :
• Universitas Indonesia
• Universitas Gadjah Mada
• Institut Teknologi Bandung
• Institut Pertanian Bogor
• Universitas Sumatera Utara
• Universitas Riau

PERSYARATAN :

A. PROGRAM SARJANA STRATA SATU ( S 1 )
1. Warga Negara Indonesia
2. Telah terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi mitra Tanoto Foundation
3. Usia maksimum 21 tahun di bulan Juli 2009
4. Minimum IPK = 3,00 ( skala 4,00 )
5. Bagi mereka yang baru duduk di tahun pertama Perguruan Tinggi, minimum nilai rata – rata raport kelas 3 SMU = 8,0 ( skala 10 )
6. Membutuhkan dukungan financial
7. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia.
8. Melengkapi formulir pendaftaran yang diperoleh melalui website Tanoto Foundation9. Bagi yang lulus seleksi Beasiswa Tanoto Foundation tidak diperbolehkan menerima Beasiswa dari institusi lain.


B. PROGRAM SARJANA STRATA DUA ( S 2 )

1. Warga Negara Indonesia
2. Telah terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi mitra Tanoto Foundation
3. Usia maksimum 40 tahun pada bulan Juli 2009
4. Memiliki pengalaman kerja minimum selama 2 tahun, setelah menyelesaikan program S1
5. Minimum IPK = 3,25 ( skala 4,00 )
6. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia.
7. Melengkapi formulir pendaftaran yang diperoleh melalui website Tanoto Foundation
8. Bagi yang lulus seleksi Beasiswa Tanoto Foundation tidak diperbolehkan menerima Beasiswa dari institusi lain.

PENGEMBALIAN FORMULIR PENDAFTARAN :
DIKIRIM LANGSUNG KE : TANOTO FOUNDATION, P.O. BOX 2117 JKP 10021
DENGAN MENCANTUMKAN TULISAN “ BEASISWA “ PADA BAGIAN KIRI ATAS AMPLOP, PALING LAMBAT 31 DESEMBER 2008 CAP POS.
HANYA APLIKASI YANG MEMENUHI PERSYARATAN AKAN DIPROSES LEBIH LANJUT. KEPUTUSAN BERSIFAT MUTLAK DAN TIDAK BISA DIGANGGU GUGAT
INFORMASI LENGKAP : info@tanoto-foundation.or.id
Read More...
    d

Silahkan download

..