Omong-omong dikit tentang INDIE

Omong-omong dikit tentang INDIE :

Oleh : Abbot – Air Hostess for Vacation

Apa itu Indie ? sebuah pertanyaan yang sangat sederhana tetapi punya penjabaran yang sangat luas. Awalnya sih bingung juga mengartikan indie itu apa, karena kita selama ini lebih cenderung menganggap kalau bukan mayor label berarti indie label, atau kalau bikin album sendiri terus produksi dan promosi sendiri apa-apanya sendiri atau secara independent,tapi masih dipengaruhi oleh budaya-budaya mainstream, seperti meniru musik bahkan karakterisktik dari band-band yang lagi naik daun pada saat ini yang lebih mengedepankan sisi komersial dari musik itu sendiri,apakah itu indie ? Karena banyak yang ngakunya indie, tapi secara musik dan karakteristik masih dipengaruhi oleh budaya-budaya mainstream. Ok sekarang kita lihat indie kah kamu ?
Musik indie atau musik independent lebih cenderung kepada karakteristik untuk genre musik apapun yang ingin keluar dari komersialisasi musik pop dan budaya mainstream. Jadi ingat indie bukan genre musik, musik atau band serta pergerakan nya tersebut yang menentukan band itu indie atau bukan, dan mereka bukan bagian dari budaya mainstream dan berkarya diluar pengaruh budaya tersebut. Mungkin musik yang dihasilkan akan terlihat agak berbeda dari yang biasa kita dengar atau dengan musik di pasaran yang membanjiri radio-radio dan tempat-tempat penjualan cd bajakan yang sangat menjamur dimana-mana. Namun perlu diketahui semua itu harus dilandasi oleh semangat D I Y( Do It Yourself) dan kemampuan untuk benar-benar berdiri sendiri.
Jadi indie bisa diartikan semangat kebebasan untuk ber-ekspresi dalam bermusik tanpa harus memikirkan selera pasar, dan yang penting bermusik dengan jiwa kita karena “Music for Soul, not for Sale” kalau musik jiwa kamu, akankah kamu mau menjual jiwa kamu?
Kamu harus jadi diri kamu sendiri, dan bangun karakter musik mu sendiri, tunjukkan idealis-mu, jangan mau identitas musik mu di pangkas dan jangan pernah berada dibawah bayang-bayang band-band mainstream yang lagi laris saat ini. Pastikan kamu terlihat berbeda dari yang lainnya. Serta tetap mengutamakan kreativitas dan kualitas band dari pada kepentingan komersial.
Jangan pernah bermimpi band kamu akan menjadi besar tanpa melewati proses panjang yang sangat berat, jadi jangan mengejar kepopuleran personal lewat musik, apalagi nge-band cuma buat dapetin cewek atau ikut-ikutan trend, jangan sok ngartis deh..biasa aja lah..lihat dulu karya mu…band Kamu udah sampai dimana ? atau kamu udah cukup puas sebagai seorang Poser sejati.
Alangkah baik nya kamu bisa dikenal karena karya-karyamu, bayang kan jika lagumu diputar di luar negeri dan band kamu bisa manggung di luar negeri. Keren kan..Buktinya ada beberapa band Indonesia yang sukses menggelar tour konser mereka di daratan Eropa sana, sementara di negeri sendiri mereka kurang begitu dikenal. Aneh sih kedengarannya..tapi itu lah kenyataannya. Dan jangan pernah terjebak dalam sebuah perkumpulan yang justru malah membatasi kebebasan bermusik mu, jangan terbuai oleh iming-iming glamournya dunia keartisan.
Lebih selektif lah memilih festival karena begitu banyaknya festival-festival yang mengatas namakan indie itu sendiri, Karena pernah terdengar festival indie yang hadiah nya para pemenang akan di produseri oleh salah satu mayor label terkemuka. Berarti festival tersebut bukan festival indie. Karena gimana bisa indie label mau menjadi kaki dari mayor label, boong banget.Jangan pernah terkecoh dengan pihak-pihak yang semata-mata mencari keuntungan dari semangat bermusik mu apalagi mengatas namakan Indie itu sendiri.
Ini hanya sebagian kecil dari pengertian indie, dan untuk lebih jelas nya kamu bisa temukan di Internet, kamu bisa tahu semua yang berbau indie seperti musik, film dsb, juga label-label indie yang ada diseluruh dunia, serta sejarah indie itu sendiri. Karena Indie adalah sebuah pergerakan yang tak pernah mati.
Jadi sekarang pilihan ada ditangan kamu, tetap Indie atau Indiiiiiiiia…
Read More...

Investasi Mahasiswa Bank Matematika

Bank Mahasiswa Matematika
Oleh: Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNRI


Tulisan ini tidak memuat unsur politis atau semacamnya, tidak membahas tentang hal-hal terkait badan eksekutif maupun legislatif. Melainkan, goresan ini merupakan kumpulan ide yang terpetik dari pohon-pohon kreatif dari beberapa teman-teman yang saling memberikan kontribusi dalam memberikan penilaian tentang cetusan ini.
Mungkin teman-teman akan sedikit mengerutkan kening ketika melihat judul artikel “Bank Mahasiswa Matematika” ini. Aneh? Tidak juga, tulisan ini memang benar-benar mencerminkan isi judulnya.
Atas dasar unsur sosialis, kebersamaan, dan semangat membangun kreatifitas serta keinginan dalam pengembangan ilmu membuat kami ingin menceritakan sedikit tentang buah pikiran yang menurut kami cukup baik ini.
Kami terpikir untuk membentuk sebuah Bank Mahasiswa yang nantinya bergerak dibawah binaan jurusan ataupun mungkin badan mahasiswa. Bank ini bertujuan untuk mengumpulkan seluruh dana mahasiswa jurusan matematika yang kemudian diolah dan digunakan kembali untuk kepentingan seluruh nasabah (mahasiswa). Atau dengan kata lain, mahasiswa menabung (bukan menyumbang) di Bank Mahasiswa, yang tentunya simpanan ini akan dijamin oleh kami yang akan mendirikan Bank ini nantinya. Dan selayaknya status mahasiswa sebagai nasabah, tetap berhak mengambilnya kembali dalam waktu kapanpun diinginkan.
Lantas, apa untungnya menjadi nasabah? Kami yang akan mendirikan Bank juga bukan seorang dukun atau pesulap uang, dan kami tidak perlu menguraikan janji-janji akan adanya penggandaan uang dalam hal ini. Karena sekalipun kami mengutarakannya, kami yakin kita yang berstatus intelektual muda ini akan geli membacanya. Pemikirannya sederhana, kita yang menjadi nasabah dalam Bank Mahasiswa Matematika ini tidak perlu menabung dalam jumlah yang besar, misalkan sekitar Rp. 10.000 perbulan permahasiswa. Katakan ada 150 mahasiswa yang menjadi nasabah, maka Bank akan mempunyai dana bersama sebesar Rp. 1.500.000 perbulan. Atau sekitar Rp. 18.000.000 pertahun.
Kami rasa dana bersama sejumlah itu cukup besar untuk dimanfaatkan bagi mahasiswa yang ingin melakukan pinjaman bagi keperluan KKN mungkin, atau SKRIPSI, pembayaran SPP, pembelian buku dan sebagainya. Jadi, bagi beberapa teman-teman yang mungkin membutuhkan dana untuk keperluan-keperluan semacam itu, bisa memanfaatkan Bank ini untuk membantu gerakannya dalam konsentrasi perkuliahan.
Dan bagi teman-teman yang selama ini mungkin cukup mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu, sepertinya tidak ada salahnya mengembangkan jiwa sosialis ini dengan terus menabung menjadi nasabah sumber dana bersama di Bank Matematika.
Akan tetapi, kami juga sadar mestinya Bank ini akan cukup bermanfaat bagi teman-teman semua, bukan hanya sekedar menggunungkan pahala demi kepentingan surgawi. Oleh karena itu, Bank ini juga akan menjadi money investasi yang cukup terjamin bagi teman-teman. Setelah 6 bulan berdiri, dana-dana bersama akan diurai menjadi sebagai berikut: 40% saving (simpanan), 30% deposito, dan 30% digunakan di pasar saham. Jadi, akan ada istilah pembagian laba bagi seluruh nasabah dalam hal ini.
Sebenarnya banyak lagi hal-hal yang perlu dibahas mengenai Bank Mahasiswa Matematika ini. Akan tetapi, agaknya lembaran-lembaran ini tidak cukup menampung semuanya. Selain itu, ide ini mungkin hanya akan menjadi angin yang berlalu begitu saja. Dan kalau hal itu terjadi, berarti ide ini tidak cukup menarik di mata teman-teman. Meski kami berharap, cetusan ini akan menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi kita Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNRI yang kemudian menjadi ke-khasan yang akan turus turun ke adik-adik angkatan kita.
Tulisan ini bertujuan untuk mengenal respon, apakah respon positif yang kemudian membuat kami terus bergerak, ataupun respon negatif yang akan mematikan langkah kami, atau mungkin respon netral yang masih membutuhkan tanda tanya sehingga membuat kami makin bersemangat untuk meyakinkan teman-teman bahwa semua ini benar-benar menarik dan bermanfaat.
Kami berencana mengadakan seminar jika kami mendapatkan dukungan yang cukup banyak dalam hal ini. Dan kami berharap, kami akan melakukannya. Dan jika teman-teman penasaran siapa “kami” yang ada dalam tulisan ini, kami adalah Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNRI. Dan jika teman-teman juga Mahasiswa Matematika FMIPA UNRI, berarti teman-teman berkontribusi dalam hal ini. Terima kasih semuanya.
Read More...

PUSTAKA WILAYAH PROVINSI RIAU “SOEMAN HS"

PUSTAKA WILAYAH PROVINSI RIAU “SOEMAN HS”



Kuliah Semester V ini menyenangkan, aku cuma kuliah dari hari senin-kamis, jadi aku punya weekend yang panjang banget tiap minggu, yaitu hari jumat, sabtu dan minggu.
Hari jumat kemaren (20/11), aku manfaatin waktu luang di pagi hari buat ngunjungin Pustaka Wilayah Riau yang terletak di Jl. Cut Nyak Dien Pekanbaru. Penasaran sih gimana kondisi pustaka sekarang. Pustaka ini baru dibuka Hari Senin lalu, 17 November 2008. Dan ini, kali pertama aku kembali ngunjungin pustaka wilayah setelah hampir 1 tahun vakum karena berbagai alasan.
Petama kali nyampai, ya sudah bisa ditebak, pustaka terkesan wah dan mewah. Tapi, sayangnya parkir motornya gak punya roof cover, jadi bakal panas deh tersengat matahari. Dalam perjalanan masuk menuju bagian dalam pustaka, kita bisa melihat ukiran kepahlawanan dan gambaran kebudayaan serta adat Indonesia di dinding-dinding pustaka ini. Ya, bagus juga buat ngisiin kekosongan dinding dari pustaka terbesar di Indonesia ini.
Pustaka ini terdiri dari 3 lantai. Dan jelas banget berbeda dengan kondisi pustaka sebelumnya. Seperti 6 tahun yang lalu, pertama kali aku menjadi anggota pustaka, pustaka wilayah terletak di Jalan Hang Jebat, Gobah, tempatnya kecil banget. Kemudian, pindah ke Jl. Cut Nyak Dien (lokasi yang sekarang), tapi waktu itu masih gak bagus tempatnya, karena tempat ini bekas gedung DPRD Provinsi Riau, dan kurang terawat kondisinya. Setelah itu, pustaka pindah ke Jl. Ahmad Yani dekat samping Bulog, disini kondisinya parah banget, selain tempatnya kecil, ruangannya panas, dan tempat bacanya gak nyaman.
Tapi, sekarang, jelas banyak yang berbeda. Sekarang pustaka ini terdiir dari 3 lantai. Lantai dasar, ada café, taman bacaan untuk anak-anak, ruang informasi, dan tempat administrasi pendaftaran anggota. Kemudian, di lantai 1, terdapat pustaka umum, ya isinya buku-buku yang dah tersusun rapi, dan punya catalog yang dah lumayan baik dari sebelum-sebelumnya. Sebelum melihat-melihat buku, kita mesti nitipin tas sama jaket dulu. Owh ya, satu lagi, disini lingkungannya mesti make sepatu, jadi gak boleh thu pake sandal jepit yang selama ni sering kita pake dirumah.. Hehe..
Pustaka ini memang dah dirancang berbasis kemajuan komunikasi, jadi diruangan ini dah tersedia beberapa computer yang sepertinya bisa dipake buat akses internet secara gratis, tapi sayang waktu aku datang ke pustaka ini, computer ini belum bisa dipake. Tempat bacaannya juga dah cukup nyaman. Dan sepertinya ruangan ini ber-AC, tapi sayang waktu aku datang ke sini AC memang belum bisa nyala. Dan bagi yang dah gak tahan lagi buat turun naik tangga, pustaka ini juga dah punya lift (tapi, belum bisa dioperasikan) waktu aku datang.
Ya, pustaka ini bisa dibilang keren lah, wajar sih banyak hal-hal yang belum sesempurna semestinya, seperti lift, computer, dan hotspot yang belum bisa dioperasikan. Awalnya sih rencanya pengen bawa laptop kesini buat ngenet. Tapi, aku yakin karena pustaka ini baru dibuka kurang dari seminggu, pasti hotspotnya belum bisa dipake.
Jadi, kemaren aku cuma lihat beberapa buku, dan sepertinya belum banyak buku-buku baru yang dientrikan ke rak-rak pustaka ini. Jadi, masih banyak yang kosong raknya. Buat yang aktif di bidang psikologi atau filsafat dan bidang kedokteran serta agama, bisa cari referensi yang cukup banyak di pustaka ini, karena koleksi buku-bukunya bisa dikatakan lengkap lha. Sementara aku, yang tadinya pengen liat koleksi buku-buku matematika, ternyata gak menemukan banyak buku yang menarik, koleksi buku matematikanya cuma buku-buku statistika aja.
Banyak juga sih yang kemaren datang ke pustaka, apa lagi mahasiswa. Tapi, abis melihat-melihat buku, aku mutusin buat langsung cek out, dan sebelum pulang, aku perpanjang kartu pustaka dulu di lantai dasar. Biaya buat perpanjangan Rp.3000, kalo buat baru, Rp.8000, dan kalau untuk umum (bukan pelajar atau mahasiswa) harus meninggalkan uang jaminan Rp.50.000. Persyaratan lainnya, harus bawa foto ukuran 2x3 4 lembar dan mengisi formulir pendaftaran.
Sekian deh pengalaman pertama aku ke pustaka wilayah Riau. Mudah-mudahan pustaka ini berhasil mencapai citanya untuk menambah minat masyarakat khususnya anak muda dan pelajar buat membaca buku. Apalagi nih, selain pustaka yang lengkap akan fasilitas dan kenyamanan, kapan lagi kita bisa menikmatinya. Ayo, buruan..
Orang yang punya banyak wawasan adalah orang yang rajin membaca.
Read More...

Beasiswa Tanoto 2009/2010

Deadline : 31 Desember 2008

BEASISWA TANOTO FOUNDATION PROGRAM S1 & S2TAHUN AKADEMIK 2009 / 2010

Tanoto Foundation, yayasan yang memiliki kepedulian pada pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui bidang pendidikan, mengundang Mahasiswa S1 dan S2 yang berprestasi untuk bergabung dalam program beasiswa S1 dan S2. Program beasiswa diselenggarakan berlandaskan prinsip – prinsip kecakapan masing – masing pelamar tanpa memandang suku, agama, ras, gender serta menjunjung tinggi kebijakan non-diskriminatif.

Saat ini Tanoto Foundation menyediakan beasiswa kepada 300 mahasiswa S1 dan 50 mahasiswa S2, dari berbagai disiplin ilmu yang berasal dari enam Perguruan Tinggi mitra Tanoto Foundation yaitu :
• Universitas Indonesia
• Universitas Gadjah Mada
• Institut Teknologi Bandung
• Institut Pertanian Bogor
• Universitas Sumatera Utara
• Universitas Riau

PERSYARATAN :

A. PROGRAM SARJANA STRATA SATU ( S 1 )
1. Warga Negara Indonesia
2. Telah terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi mitra Tanoto Foundation
3. Usia maksimum 21 tahun di bulan Juli 2009
4. Minimum IPK = 3,00 ( skala 4,00 )
5. Bagi mereka yang baru duduk di tahun pertama Perguruan Tinggi, minimum nilai rata – rata raport kelas 3 SMU = 8,0 ( skala 10 )
6. Membutuhkan dukungan financial
7. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia.
8. Melengkapi formulir pendaftaran yang diperoleh melalui website Tanoto Foundation9. Bagi yang lulus seleksi Beasiswa Tanoto Foundation tidak diperbolehkan menerima Beasiswa dari institusi lain.


B. PROGRAM SARJANA STRATA DUA ( S 2 )

1. Warga Negara Indonesia
2. Telah terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi mitra Tanoto Foundation
3. Usia maksimum 40 tahun pada bulan Juli 2009
4. Memiliki pengalaman kerja minimum selama 2 tahun, setelah menyelesaikan program S1
5. Minimum IPK = 3,25 ( skala 4,00 )
6. Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia.
7. Melengkapi formulir pendaftaran yang diperoleh melalui website Tanoto Foundation
8. Bagi yang lulus seleksi Beasiswa Tanoto Foundation tidak diperbolehkan menerima Beasiswa dari institusi lain.

PENGEMBALIAN FORMULIR PENDAFTARAN :
DIKIRIM LANGSUNG KE : TANOTO FOUNDATION, P.O. BOX 2117 JKP 10021
DENGAN MENCANTUMKAN TULISAN “ BEASISWA “ PADA BAGIAN KIRI ATAS AMPLOP, PALING LAMBAT 31 DESEMBER 2008 CAP POS.
HANYA APLIKASI YANG MEMENUHI PERSYARATAN AKAN DIPROSES LEBIH LANJUT. KEPUTUSAN BERSIFAT MUTLAK DAN TIDAK BISA DIGANGGU GUGAT
INFORMASI LENGKAP : info@tanoto-foundation.or.id
Read More...
    d

Silahkan download

..